Berita Lagu puisi cerpen novel buku film profil

Rabu, 29 September 2010

Segaris Pena

Puisi by: arif tirtana
Foto  by: ahmad al fatih
Di sini semuanya bermula
Di deretan kursi-kursi tua
Pada meja kusam dengan coretan tangan

Di sini semuanya dimulai
dicatatkan dengan kapur putih
pada papan tulis kehitaman

Di sini semuanya di kisahkan
kehebatan masa lalu
kesulitan masa depan
dengan suara perlahan

Di sini dunia mulai coba kau taklukan

Ketika kau datang
Ruang hatimu kosong tak bertuan
Jiwamu putih tak bersuara
Tatapanmu terkadang sedikit ketakutan

Kembali kau datang
Senyumu mulai terkembang
Kau buka buku, kau ambil pena
Lalu… kau diam tak tahu apa yang harus dilakukan

Esoknya kembali ke sini
Kau mulai menulis garis
Terbata mulai bersuara
a be a ba… aba…

Ketika pulang…
Kau kabarkan pada bunda
Aku bisa membaca

Anak muda…
Segeralah tinggalkan malam, akhiri mimpimu yang tersisa
Berlarilah di bawah hangat mentari,mengejar cita yang kemarin terhenti
Berpaculah dengan waktu, karna ilmu tak pernah habis untukmu

Anak muda…
Datanglah, jangan pernah terlambat
Dengarlah, jangan sampai terlewat
Catatlah, sampai ke dasar hatimu
Semua kebenaran yang datang menghampiri

Anak muda…
Janganlah pernah berhenti belajar

Mungkin gurumu bukan orang yang pintar
Tapi darinya kau tahu dunia

Mungkin gurumu bukan orang yang menyenangkan
Tapi dengannya kau temukan sejuta warna

Mungkin gurumu bukan orang yang penyabar
Tapi bersamanya, kau dapatkan kepastian

Mungkin gurumu bukan orang yang sempurna
Tapi sosoknya, tak kan pernah hilang dari kehidupan.

Dari mana semuanya bermula…
Kesyahduan kata-kata khalil Gibran
Kepastian rumus-rumus einstein
Keindahan simphony mozart
Dan semua kehebatan para pelakon dunia

Dari mana semuanya tercipta…
Borobudur yang termasyhur
Tembok besar cina yang hebat tertancap
Liberthy yang berdiri gagah tanpa lelah
Dan semua peninggalan para pembuat sejarah

Semuanya dimulai dari sini…
Dari pertanyaan - pertanyaan mereka tentang misteri dunia
Dari keinginan dan ketekunan mereka untuk taklukan dunia
Dari sana mereka belajar …
Bersama para guru

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar